RSU Ragam Begawe Caram Sumbang Kasus Terbanyak Positif Corona di Mesuji

196

MESUJI, WAKTUINDONESIA – Klaster Rumah Sakit Umum Ragam Begawe Caram, Mesuji, Lampung, menjadi peyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 di kabupaten itu.

Per Sabtu (19/9/2020) saja, sembilan dari 10 kasus merupakan klaster rumah sakit plat merah itu.

Tak pelak, Bupati Saply Th mengaku pilu atas penena itu. Terlebih, rumah sakit yang nota benenya diisi tenaga medis diharapkan menjadi garda terdepan melawan wabah yag kali pertama muncul di Wuhan, Hubei China itu.

“Mereka (Tenaga medis) adalah garda terdepan melawan Covid-19. Untuk di Kabupaten Mesuji, tim medislah yang terbanyak terpapar Covid-19 meskipun berstatus TG (tanpa gejala), sudah sembilan orang terpapar di klaster Rumah Sakit Umum Ragam Begawe Caram ini dan satu orang di PT Garuda. Saya sangat sedih, tapi kesedihan ini saja jadikan sebagai Optimisme dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Mesuji,” ungkap Bupati Saply yang juga Ketua Satuan Tugas Penangangan Covid-19 Mesuji kepada Waktuindonesia.id, Sabtu (19/9/2020).

Selain itu, Saply berharap agar semua tenaga medis di Kabupaten Mesuji untuk terus semangat dalam perjuangan melawan Covid-19 dan lebih semangat lagi bagi tenaga medis yang terpapar Covid-19.

“Kalian (tenaga medis) harus tetap semangat, dan saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Mesuji tolong terus taati protokol kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak, jangan berkerumun, selalu cuci tangan, hidup sehat, hidup bersih. Kemudian, yang terpenting selalu berdoa kepada Allah semoga dijauhkan dari wabah Covid-19.”

Terhitung mulai hari ini, Sabtu, penerapan Peraturan Bupati Mesuji No 37 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Mesuji.

“Untuk perseorangan akan diberi sanksi sosial dan pengusaha akan diberi sanksi teguran tertulis,” tuturnya. (fan)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Ditangan Dendi, Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif Kecamatan Gedongtataan Meningkatkan 5,02 Persen