Begini Kesiapsiagaan dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Lambar

404

LAMBAR, WAKTUINDONESIA – Covid-19 telah menyebar kesemua wilayah di Indonesia termasuk juga di Lampung Barat (Lambar).

Pencegahan dan penanganan terus diupayakan dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lambar hingga ke seluruh puskesmas.

Gejala penyakit yang dilaporkan bila seseorang tertular virus ini adalah:
a. Demam ≥ 38°C
b. Batuk, Pilek
c. Gangguan Pernafasan
d. Sakit Tenggorokan
e. Letih Lesu
f. Pada kasus yang lebih parah menyebabkan Pneumonia, sindrom pernapasan akut hingga komplikasi gagal ginjal hingga kematian.
g. Beberapa kejadian dengan keluhan gangguan pencernaan seperti diare.

Belum ada vaksinasi maupun pengobatan yang tersedia saat ini untuk infeksi dari Covid-19 ini. Data menunjukkan bahwa sampai dengan tanggal 31 Oktober 2020, yaitu :
a. Jumlah kasus positif Covid-19 di Lampung Barat mencapai 41 kasus.
b. Jumlah selesai isolasi 37 orang dan meninggal 1 orang.
c. Jumlah Discarded 563 orang.
d. Kontak erat masih di pantau 42 orang.
e. Suspek masih dipantau 11 orang.

Pemahaman yang baik, kewaspadaan dini dan menghindari kontak dengan pasien yang diduga terinfeksi merupakan kunci pencegahan yang dinilai efektif. Langkah pencegahan yang dapat dilaksanakan diantaranya adalah :
a. Cuci tangan pakai sabun sebelum makan atau dari bepergian
b. Gunakan masker saat keluar rumah, saat pilek dan batuk
c. Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah
d. Hati-hati kontak dengan hewan
e. Rajin olahraga dan istirahat cukup
f. Jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak
g. Bila batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan.

Upaya yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lambar dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 diantaranya :
1. Melaksanakan sosialisasi kepada Forkompimda dan masyarakat tentang tanda gejala dan cara pencegahan Covid-19.
2. Memberikan surat ke Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat dari Kepala Dinas Kesehatan tentang kesiapsiagaan terhadap Covid-19.
3. Koordinasi dan rapat dengan lintas program dan lintas sektor terkait penanganan Covid-19.
4. Pengadaan media KIE tentang pencegahan Covid-19.
5. Puskesmas memberikan informasi tentang pencegahan Covid-19 di media sosial dan berkeliling menggunakan kendaraan roda 4 oleh seluruh puskesmas.
6. Surat Edaran Bupati terkait pencegahan Covid-19.
7. Membentuk dan membuka posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lampung Barat.
8. Membuat group whatsapp tentang Covid-19.
9. Update data Notifikasi pelaku perjalanan dari negara terjangkit dan wilayah terjangkit yang diterbitkan oleh KKP Panjang dan laporan dari masyarakat.
10. Puskesmas melaksanakan pemantauan kepada masyarakat yang pulang dari luar kota selama 14 (empat belas) hari.
11. Dilaksanakan pelatihan bagi tenaga laboratorium.
12. Melaporkan hasil pemantauan kepada Bupati atas hasil update data Penanganan Covid-19.
13. Melaporkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi update data harian Covid-19
14. Dilaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pencegahan dan penanganan covid-19 di Puskesmas.
15. Pemeriksaan rapid untuk masyarakat Lampung Barat dengan keperluan khusus.
16. Sosialisasi protokol kesehatan “New Normal”.
17. Memberikan bantuan/insentif untuk petugas kesehatan.

BACA JUGA:  Pemkab Tulangbawang Barat Kembali Raih WTP ke-9, Beruntun Diterima Sejak 2011
Sosialisasi pencegahan covid-19 di Pasar Liwa

#AYOPAKAIMASKER

#KITAKUATKITABISA

(adv)

Facebook Comments