Sakit Sejak Kecil, Bocah 16 Tahun di Balikbukit Luput dari Perhatian

  • Bagikan

“Saya merasa malu dan capek, banyak yang berniat untuk membantu, namun kenyataannya tidak ada. Dan kini keluarganya mulai menutup diri bila ada yang menanyakan tentang anaknya,” cetus dia, Rabu (23/12/2020).

Selain itu jelas dia, keluarga Mursalin tidak pernah menerima bantuan dari Peratin Pekon setempat.

Bahkan, keluarganya terlewat dari penerima manfaat seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari situlah dirinya merasa tersisih dan seakan di beda-bedakan oleh aparat pekon.

“Selama empat tahun kami bolak balik rumah sakit, namun hasilnya juga hanya kekecewaan, sementara anak ini dalam satu minggu harus menghabiskan obat yang cukup banyak, dari itu dirinya berharap, pemerintah jangan tutup mata, saya menuntut keadilan dan mengenai bantuan jangan terkesan pilih kasih,” pungkasnya.

(eko/WII)

BACA JUGA:  DPMPTSP Pesisir Barat Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko di Ngaras
  • Bagikan