Edy pun meminta pada Tuanku Aji terlebih dahulu untuk mengumpulkan seluruh Sultan yang ada di Sumatera Utara untuk membicarakan hal ini, agar ditemukan kata mufakat.
“Saya pastikan, saya saat ini sebagai Gubernur Sumut tidak ada kepentingan politik dalam menjaga kelestarian budaya ini. Mari kita bersama sama berbicara sosial dan budaya. Saya tidak mau dengan ucapan yang sekarang ini ‘Melayu Tinggal Nama’. Makanya kita lestarikan budaya Melayu, agar Sumut memiliki warna,” harap Gubernur Edy.
Sementara itu, Sultan Deli XIV Tuanku Aji dalam pertemuan itu mengatakan sangat berharap Pemprov Sumut dapat membantu untuk mengembalikan peninggalan sejarah, serta menjaga kelestarian kebudayaan Melayu Deli.
“Saya berterima kasih bila Bapak Gubernur dapat membantu kita untuk mengembalikan peninggalan sejarah yang ada dulunya, serta membantu melestarikan budaya Melayu Deli saat ini,” katanya.
Menurut Tuanku Aji, nantinya usai ia menyelesaikan pendidikan, akan kembali ke Kota Medan dan berupaya akan mengabdi dan membantu pembangunan di Sumut. Usai berdiskusi, Edy Rahmayadi pun menjamu Sultan Deli XIV makan bersama dan diakhiri memberikan cendera mata.
(rek/wii)





