Nunik Tukangi PKB Lampung 2021-2026

  • Bagikan

Perjuangan dari 40 kursi Hingga 70 kursi DPRD

Sementara ketua DPW PKB Lampung Chusnunia dalam laporan pertanggungjawabannya menjelaskan perjalanan DPW PKB Lampung.

“Semoga kegiatan kita berjalan lancar, dan bermanfaat, peserta yang berbahagia hari ini, melanjutkan roda organisasi, perjuangan partai. Cukup panjang perjalanan kita bersama menggerakkan roda organisasi dari 2007 kita bersama, 2009 melahirkan 20an kursi PKB Lampung, 2014 melahirkan kursi 40an lebih, dan positif negatif plus minus ,yang menghasilakn perbaikan-perbaikan selalu kita lakukan setiap tahapannya,” kata dia.

Selanjutnya menurut Nunik, perjuangan menuju kursi eksekutif juga dilakukan.

“Sampai kita memberanikan diri melangkah di 2015, berjuang di pilkada berjuang di 2015 lalu, ada saya ada mas Okta Rijaya (sekretaris dpw PKB Lampung saat itu) di Pesawaran, ada Erlina di Pesisir Barat, ada Kh Soleh Bajuri di Lampung Selatan. Dari sekian kader yang ditugaskan berjuang, belum semua mendapatkan keberhasilan atau tepatnya keberhasilan yang tertunda. Berjuang di pilkada saya jadi bupati perempuan pertama di Provinsi Lampung, dan Erlina wakil bupati perempuan pertama di pPovinsi Lampung di Pesisir Barat,” ungkapnya.

Perjuangan terus Nunik tak berhenti. Selangkah demi selangkah menuju cita-cita perjuangan terus dilakukan.

“Tidak berhenti di situ, di 2016 saya dilantik, 2017 kita seperti gadis desa, yang dikeroyok kumbang, 2017 kita diberi kesempatan, beberapa calon gubernur datang, tadinya sya ingin tetap melanjutkan pengabdian, namun karena dinamisnya, hasil musyawarah bersama, ketika kader diperintah organisasi tidak ada kata menolak. Apapun perintah organisasi kader harus siap menjalankan.”

“Maka Desember 2017, di minggu pertama bulan desember ketum memanggil saya dicalonkan sebagai wakil gubernur mendampingi pak Arinal Djunaidi. Dan alhamdulillah PKB dipercaya menjadi wakil gubernur Provinsi Lampung,” kenangnya.

BACA JUGA:  Inilah Nomor Urut 2 Paslon di Pilkada Waykanan 2020

Setelah terpilih sebagai wakil gubernur Lampung, Nunik menceritakan sebagai ketua DPW PKB Lampung ia harus menyiapkan kader untuk kembali bertarung dalam perhelatan Pemilu 2019.

“Perjalanan belum usai, belum setahun menjabat, 2018 dilantik kembali harus menyiapkan kader yang akan berjuang di 2019, dan alhamdulillah, saya sampaikan 2014 dari 40 sekian kursi, dengan konsolidasi di masing-masing wilayah, 2019 kita menghasilkan kursi 70an. Itu bukan kerja Nunik, Okta, sendiri atau siapapun, itu kerja bersama seluruh DPW, DPC, dan tentu seluruh doa dewan syuro Provinsi Lampung,” kata dia.

Medsos Wajib Bagi Kader PKB
Masih menurut ketua DPW PKB Lampung Chusnunia, berbagai tantangan ke depan mulai terukur dengan jelas.

Ada lima hal yang terus dilakukan, ykani membenahi manajemen, pola hubungan, kerja politik, melaksanakan kolaborasi kegiatan stake holder dalam rangka jangkauan, konsistensi kepentingan rakyat dalam kebiakan pemerintah daerah.

“Dalam konsolidasi internal, melakukan penguatan banom, garda bangsa dan perempuan bangsa. Garda Bangsa dan Perempuan Bangsa pengurus yang lengkap di seluruh 15 kab/kota. Dengan penguatan banom tersebut memudahkan langkah kerja politik PKB Lampung, melakukan kerja politik kemasyarakat,” ucapnya.

Selain itu, tak kalah penting saat ini media sosial sebagai alat yang efektip untuk menjangkau masyarakat.

“Penataan adminsitasi dan media sosial di era industri 4.0 medsos sangat signifikan terhadap posisi kita di bidang politik. Maka DPW melakukan perekrutan kader digital. Seluruh anggota dewan dan eksekutif dalam hal ini bupati dan wakil bupati, aktif di medsos, menjadi hal yang wajib, seluruh pengurus juga diwajikan memiliki medsos, sebagai salah satu media kita bersentuhan dengan pemilih dengan mudah,” paparnya.

Dalam hal isu keterwakilan perempuan, menurut Nunik PKB merupakan partai yang paling tinggi keterwakilan perempuan di Lampung.

BACA JUGA:  Gas Pol, Nanda Indira Kembalikan Berkas Bacakada Pesawaran 3 Parpol

“Isu keterwakilan perempuan dari 2019 kita menduduk kan kader perempuan 44 persen dari angggota dewan PKB, tertinggi dari parpol lain, artinya komitmen kesetaraan gender berkomitmen tinggi,” tambahnya.
Tahun 2024 Nunik berharap menjadi tahun emas bagi PKB.

“Semangat kader luar biasa, optimistis 2024 tahun emasnya PKB Lampung. Seperti dicanangkan tahun lalu, mudah-mudahan terkabul PKB Lampung menyumbangkan 100 kursi,” katanya deiiringi amin dari peserta Muswil.

“Yang aminnya keras tadi, mudah-mudahan bisa duduk diantara 100 kursi itu,” pungkasnya. (Fik/WII)

Pengurus DPW Lampung Hasil Muswil berdasarkan Keputusan DPP PKB Nomor : 5088/DPP/01/2021

Dewan Syura:

Ketua Muchtar: Sya’roni
Sekretaris : HJ. Binti Amanah

Dewan Tanfidz
Ketua : Hj. Chusnunia Chalim, M.Si., Ph.D
Sekretaris: Hi Seh Ajeman S.Ag
Bendahara: Maulidah Zauroh, MA.Pd

  • Bagikan