Kendati begitu, pihaknya belum memberlakukan doble jobs.
Pihaknya berkeinginan berkomitmen kepala sekolah fokus dengan satu jabatan dalam mengelola sekolah secara profesional.
“Saat ini kita butuh kepala sekolah yang bekerja serius, fokus dan terukur untuk mencapai harapan seluruh masyarakat,” tegas Sairun.
“Kepada kepala yang baru harus bisa melakukan langkah serta terobosan yg lebih baik dari pendahulunya, ke depannya juga kita akan terus melakukan evaluasi kinerja kepala sekolah dan tidak tertutup kemungkinan mutasi kepala sekolah akan ada berikutnya apabila hasil kinerja dianggap tidak memberikan hasil yang baik,” tutupnya.
(fie)





