“Dengan demikian masih ada defisit sekitar Rp9,4 milyar lebih yang ditambal memalui SiLPa tahun anggaran 2020 lalu,” jelasnya.
Karenanya, Dendi meminta dukungan seluruh anggota legislatif setempat untuk turut mendukung suksesnya pembangunan di wilayah setempat.
“Untuk menyukseskan pelaksanaan pembangunan antara lain dengan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang dapat direalisasikan hingga akhir tahun anggaran, selain itu juga kita lakukan penyesuaian belanja daerah yang diselaraskan dengan program nasional dan pemerintah provinsi,” tandasnya.
(Apr/WII).





