“Untuk yang ikut vaksinasi ini kita ambil dari siswa-siswi kelas sembilan yang terbagi dalam 11 kelas, setelah rapat ini kami akan membuat surat resmi yang akan dibagikan kepada masing-masing siswa yang ditujukan untuk orang tua atau wali muridnya sebagai tanda pemberitahuan akan adanya vaksin dan surat persetujuan anaknya bersedia divaksin,” ujarnya.
“Untuk sekolah yang lain, siswa-siswi yang akan divaksinasi diurusi oleh koordinator wilayah, untuk peserta yang mengikuti vaksin itu datanya diambil dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) siswa, jadi yang menentukan orang dinas bukan kita,” sambungnya.
Ia menuturkan, saat ini seluruh guru yang mengajar di SMPN 1 Pesawaran telah disuntik vaksin hingga dosis kedua.
“Kalau untuk seluruh guru sudah divaksin kecuali beberapa guru yang sedang hamil,” tutupnya.
(Apr/WII).





