Kendati begitu kata Parosil, keluhan dan fenomena dimaksud mulai menemukan titik terang dikarenakan telah diperbolehkannya menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di berbagai daerah khususnya di Bumi Beguwai Jejama.
“Bila semuanya telah divaksin, kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan pola PTM ini segera di efektifkan kembali, yang penting anak-anakku mengikuti anjuran pemerintah untuk vaksinasi,” terangnya.
“Yang tidak kalah penting, walau telah divaksin disiplin protokol seperti menggunakan masker tetap dijalankan,” imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan Parosil, dirinya menghimbau dan mewanti wanti jangan sampai timbul perspektif bahwa telah divaksin menjamin seutuhnya tidak terpapar, dirinya menekankan bahwa vaksinasi sejatinya memperkuat imun dan antibodi.
“Harapan pak bupati untuk anak-anakku yang telah divaksin, teruskan informasi ini kepada keluarga, teman dan tetangganya, bahwa divaksin itu menyehatkan dan yang pasti vaksinnya juga, ” tandasnya.
Untuk diketahui, Hadir juga pada kesempatan tersebut Asissten bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis Kesehatan, Ketua Komisi I DPRD Lambar, Perwakilan Kominfo, Camat Sekincau, Bhabinkamtibmas, Kepala Sekolah, Dewan Guru terkait.
(erw/WII)





