Kedondong, Waktuindonesia – Warga di Dusun empat, Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran terpaksa melalui sungai yang cukup deras untuk beraktivitas sehari-hari.
Hal itu terpaksa dilakukan sejak lima tahun yang lalu lantaran tidak ada akses jalan jembatan yang menghubungkan antara Dusun empat dengan Dusun lainnya yang ada di Desa Babakan Loa.
Tentu hal tersebut tidak menutup kemungkinan besar dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat yang melalui sungai tersebut, apa lagi saat ini masuk di musim penghujan.
Kepala Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong A. Rosyid mengatakan, sangat mengharapkan adanya pembangunan jembatan untuk masyarakatnya yang ada di Dusun empat agar dapat beraktivitas dengan aman.
“Saya mewakili warga Desa Babakan Loa berharap jembatan tersebut segera dibangun, kita masyarakat tidak perlu jembatan yang mewah-mewah kok, Gelagar besi saja cukup yang penting ada akses jalan yang dapat digunakan dan dilalui kendaraan roda dua,” ungkapnya, Jumat (22/10/2021).
Menurutnya, dulu sempat memiliki akses jalan jembatan gantung setelah itu pihaknya mengajukan jembatan permanen, karena jembatan gantung itu jembatan darurat.
“Kalau tidak salah di tahun 2017 dibangunlah pondasi separo atau sebelah saja, namun hingga saat ini pembangunan pondasi tersebut tidak ada tindak lanjutnya,” ujarnya.





