Dekranasda Pesawaran Launching Kain Tenun Sulam Jelujur

  • Bagikan

“Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami bahwa karya dari tangan para pengrajin di Kabupaten Pesawaran yang kaya akan adat istiadat dan budaya ini dapat hadir di event internasional. Harapannya agar sulam jelujur dan dan kain tapis dapat dikenal masyarakat internasional dan sebagai ajang promosi karya dari pengrajin ke masyarakat internasional,” ujarnya.

Menurutnya, produknya juga
bisa memasuki pasar internasional untuk meningkatkan ekonomi para pengrajin. Kita patut bersyukur dengan
pencapaian ini, tapi kebanggaan itu harusnya menjadi cambuk agar kita terus meningkatkan kepedulian pada budaya, dan selalu menjaga kebersamaan demi Pesawaran yang damai dan bersatu.

“Dalam rangka memacu pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung
dan terus berupaya mengembangkan ekonomi kreatif dengan memberi nilai tambah terhadap produk ekonomi
kreatif di wilayah Kabupaten Pesawaran,” utasnya.

Tak hanya itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan, salah satu kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk kerajinan menyulam yang berada di Lampung yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, baik dalam ragam hias bentuk sulam maupun dari teknik menyulamnya.

“Salah satunya adalah sulam jelujur, yang merupakan warisan yang berasal dari transmigrasi pertama di Indonesia tahun 1905 di provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Pesawaran,” kata dia.

Dia menuturkan, selain kualitas,dan kreativitas pengrajin peran dan dukungan Pemerintah Daerah, stage holder dan masyarakat sangat dibutuhkan melalui regulasi, dukungan permodalan, pelatihan, penguasaan teknologi serta pemasaran yang berbasis digitalisasi.

“Diharapkan launching event tenun Pesawaran sulam jelujur Lampung ini bisa memberikan dampak ekonomi secara luas kepada masyarakat sekitar, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Alasan Ilmu Pelet, Pria 46 Tahun di Pesawaran 10 Kali Gagahi Anak Bawah Umur

(Apr/WII).

  • Bagikan