Jika direstui, maka kedua calon akan diajak untuk berdiskusi untuk musyawarah mufakat menentukan ketum PBNU periode mendatang di antara mereka.
Kata mufakat tak juga tercapai, maka mekanisme pemilihan akan kembali menggunakan pemungutan suara dengan dua nama calon.
Selanjutnya dua calon yang memenuhi syarat suara pencalonan diajukan pada pemilihan ketum PBNU dengan mekanisme yang sama, yaitu pemilihan langsung.
Pukul 10.00 WIB, perhitungan suara hasil pemilihan ketum PBNU mencatat perolehan suara.
Yahya Cholil Staquf mendulang suara terbanyak. Sehingga resmi terpilih untuk memimpin PBNU periode 2021-2026.*(WII)





