Koleksi di perpustakan menyajikan berbagai buku, dari buku agama, kesehatan, sosiologi dan buku cerita edukasi untuk anak-anak hingga novel.
“E-Pusda merupakan trobosan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan buku bacaan tampa perlu pergi ke perpustakaan. Jadi, dengan e-Pusda ini masyarakat bisa membaca buku di mana pun dan kapan pun,” katanya.
Masih kata Syafaruddin, bahwasanya saat ini e-Pusda menyediakan buku dengan 565 judul dengan total 2022 eksemplar.
Angka ini akan terus ditambah oleh pihaknya sebagai langkah melengkapi kebutuhan baca masyarakat.
“Saat ini e-Pusda telah menyediakan sedikitnya 565 judul dan 2022 eksempar. Kami akan terus berupaya melengkapi kedersedian buku dengan berkordinasi dengan penerbit buku elektronik di Yogyakarta,” katanya.
Syafaruddin berharap dengan adanya e-Pusda dapat meningkatkan minat baca di Kabupaten Lampung Barat. Hal ini sesuai dengan komitmen Bupati Lambar yang menjadikan Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten literasi.(WII)





