Namun, Pak Cik menyebut bakal berupaya dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang telah lama berinvestasi di Kabupaten Lampung Barat.
“Menjadi tuan rumah proprov butuh anggaran besar. Itu jadi kendala selama ini karena kita hanya mengandalkan APBD. Tetapi, kita jangan putus semangat, kita sama-sama bicarakan dan diskusikan bagaimana ke depan tidak hanya mengadalkan APBD. Mungkin bekerjasama dengan perusahaan – perusahaan yang telah memetik hasil dari Lampung Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Iwan Setiawan tak menampik Pakcik telah mengembalikan berkas pendaftaran calon Ketum KONI Lampung Barat.
“Benar, bupati (Parosil, Red) telah mengembalikan berkas didampingi 18 pengkab cabor,” ujar Iwan Djabung sapaan akrab Iwan Setiawan.
Selanjutnya, semua berkas yang diterima akan diverifikasi tim.
”Soal berkas akan diverifikasi dulu,” ujar saat dihubungi Waktuindonesia.id.
Di lain pihak, Ketua PBVSI Lampung Barat Musaddad mewakili 17 pengkab cabor yang mendampingi Pak Cik mengarepsiasi serta berterimakasih atas kesiapan Parosil maju calon ketum KONI Lampung Barat dan memimpin KONI kabupaten yang dikenal guyub itu.
”Tentunya dalam kepemimpinan Pakcik sebagai Ketum KONI Lampung Barat ke depan, diharapkan akan menjadikan olahraga di Lampung Barat ini lebih maju dan lebih bersaing, baik di provinsi maupun nasional,” harapnya.
Diketahui, sehari sebelumnya, Rabu, 16 Februari 2022, Pak Cik melalui Ketua Askab PSSI Lambar Yudi Saputra mengambil formulir pendaftaran.
Di hari yang sama, Bambang Sudin melalui LO-nya juga mengambil berkas pendaftaran dengan menyerahkan salinan pernyataaan dukungan 17 pengkab cabor.
Di Lampung Barat, dikabarkan 28 pengkab cabor sebagai pemilik hak suara.
Untuk hari H, pemilihan ketum KONI Lampung Barat atau Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) dijadwal Selasa, 22 Februari 2022. (WII)





