Sementara, Kepala Desa Tamansari, Fabiyan mengatakan bahwa Mbah Sujono hanya tinggal sendiri dan bekerja sebagai petani.
“Untuk kerugian yang dialami korban lebih Rp100 juta karena cukup banyak barang milik korban yang terbakar seperti surat tanah, surat mobil, satu unit mtr bebek KTM, uang tunai Rp3 juta, sepeda ontel 10 unit, kayu balok enam kubik,” jelasnya.
“Stengah jam dari kebakaran itu kemudian pihak damkar datang untuk memadamkan api, dan api baru selesai dipadamkan pada pukul 21:30 WIB karena lokasi pengambilan air cukup jauh,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Gedong Tataan, Syukur, saat meninjau lokasi kebakaran mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan kejadian tersebut kepada Pemkab Pesawaran.
“Kita juga sudah menyampaikan kejadian itu kepada BPBD, dan Dinas Sosial agar kiranya korban bisa mendapatkan bantuan,” kata dia.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa Tamansari agar besok pagi masyarakat sekitar dapat membantu membersihkan puing-puing bangunan akibat kebakaran tersebut,” pungkasnya.
(WII)





