Ini menjadi pertanyaan publik, minyak goreng tengah langka, tetapi banyak yang menjajakan.
Pihak terkait diminta menyelidiki dari mana minyak goreng itu berasal. Dan dijajakan orang yang tak biasa menjual bahan pokok itu.
Dari itu dirinya berharap kepada pemerintah setempat untuk dapat segera menyetabilkan harga minyak goreng, karena saat ini harga yang mereka jual bervariasi. Mulai, Rp23 ribu, Rp25 ribu, Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per liter.
“Saya perihatin dengan kondisi saat ini, minyak goreng langka, harga tidak menentu seharusnya pemerintah harus gerak cepat dalam menangani persoalan ini,” tandasnya.
(WII)





