“Meskipun arus lalulintas padat dalam suasana libur lebaran menuju ke Pantai Ketapang Bahari ini, namun kami berusaha ingin berwisata disini, karena masih alami,” ujar dia.
Sementara itu, Pengelola Pantai Ketapang Bahari, Sahruji menjelaskan, wisata ini dikelola semaksimal mungkin seluas enam hektar, berbagai fasilitas lengkap, termasuk petugas satgas covid-19, keamanan, kebersihan. Sehingga wisatawan menikmati suasana disini, juga bisa berwisata ke Pulau Mahitam dan hampir rata-rata didominasi dari lokal maupun luar daerah.
“Lonjakan terasa sejak kemarin kendaraan yang masuk sebanyak 300 motor dan 200 mobil, prediksi bisa bertambah diakhir libur lebaran. Karena itu kami melayani sepenuh hati, terutama kebersihan lingkungan dan kenyamanan serta sehat yang kami jaga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.
(WII)





