Dikatakan, target PAD KRL tahun ini di bawah Rp60 juta. “Target PAD-nya sekitar Rp56 juta hingga Rp57 juta. Di bawah Rp60 juta,” katanya.
Sementara, per 30 September 2022 pihaknya telah menyetor PAD Rp61 juta lebih.
Dalam kurun waktu sembilan bulan, Januari – September 2022, jumlah pengunjung KRL tercatat mencapai 14 ribu lebih: 10.080 pengunjung dewasa dan 3.929 anak-anak.
“Itu dari 1 Januari sampai dengan 30 September 2022,” tegasnya.
Dijelaskan, tiap pengunjung dikenakan retribusi. “Dewasa Rp5 ribu per orang dan Rp3 ribu untuk anak-anak.”
Sementara, jika mengacu data pengunjung yang disebutkan itu, sejatinya hasil penjualan karcis retribusi KRL per 30 September mencapai Rp62.187.000.
(WII)





