“Dengan semakin banyaknya pesanan yang kami terima, tentunya penghasilan kami juga ikut terangkat mas, yang sebelumnya mendapatkan 2-3 juta perbulan, saat ini para pengerajin bisa mendapatkan 4-8 juta perbulannya untuk satu pengrajin, tentu kami sangat bersyukur,” kata dia.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pesawaran Fanny Setiawan mengatakan, selain peningkatan omset, pihak Pemkab juga tenga berupaya akan melakukan kerja sama dengan brand ternama asal Indonesia yang bergerak dalam bidang Fashion.
“Untuk sulam jelujur ini juga, kita telah melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk pembahasan kerja sama dengan brand besar asal Indonesia yaitu Buccheri yang memang bergerak dalam bidang Fashion. Kemudian para pengerajin juga telah mendapatkan bantuan alat tenun yang diberikan oleh Yayasan Pertiwi Indonesia untuk para pengerajin yang ada, sehingga dapat mempercepat pengerjaan pesanan yang diterima oleh para pengerajin,” katanya.
“Kemudian agenda terdekat untuk promosi Sulam Jelujur ini akan kita lakukan diakhir tahun 2022 ini, yang mana Sulam Jelujur kita diundang untuk tampil juga di Dubai Fashion Week 2022, semoga dengan segala pencapaian ini, Pesawaran semakin dikenal oleh dunia,” pungkasnya.
(WII)





