“Perizinan pembangunannya juga kami pertanyakan, artinya pengawasan lemah klau jadinya seperti ini, izin lingkungan dan yang lainnya akan kami pertanyakan semua,” tegasnya.
Warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dapat turun dan menyelidiki pembangunan sekolah yang telah merugikan masyarakat.
“Kita akan laporkan baik kepada APH maupun dinas terkait, apalagi bangunan yang katanya untuk SMA itu dibangun diatas lahan persawahan yang bisa mematikan sawah-sawah sebelahnya,” jelasnya.
“Ini kami datang kesini saja ketua yayasannya tidak ada, ditelpon juga tidak diangkat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Abdul Hakim Toto Taviv Susilo, saat dihubungi tidak menjawab telepon dari awak media.
(WII)





