Disbunak Pastikan Tidak Ditemukan Penyakit Antraks Di Pesawaran

  • Bagikan
Kadisbunak Pesawaran Dedy Noviansyah/Foto: Apriansyah

Menurutnya, untuk jalur lalu lintas pengiriman hewan dari luar daerah, itu merupakan tanggung jawab balai karantina hewan Provinsi Lampung yang mengecek segala persyaratan hewan dari luar daerah.

“Kalau hewan dari luar dan sampai ke daerah kita itu sudah bisa dipastikan lengkap segala persyaratan dan terbebas dari penyakit, karena sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan berkas dari balai karantina,”

Dirinya mengungkapkan, penyakit antraks ini tidak hanya menular dari hewan ke hewan, tapi juga menular dari hewan ke manusia. Bahkan tanah yang terkontaminasi darah dari hewan yang terkena antraks bisa menjadi media yang bisa menularkan ke hewan meski sudah bertahun-tahun.

“Kalau bakterinya keluar dari tubuh hewan itu bisa jadi spora, dan bisa bertahan di lingkungan sampai puluhan tahun. Makanya kasus antraks itu selalu ditemukan di daerah yang dulunya pernah ada kasus. Sapi yang makan rumput di tanah yang terkontaminasi saja bisa menular juga,” pungkasnya.

(WII)

BACA JUGA:  Polres Pringsewu Tinjau Vaksinasi Anak Di SDN I Fajar Agung
  • Bagikan