“Pesawaran memiliki banyak pantai tapi tidak seluruhnya digunakan sebagai pencaharian nelayan. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan minat para warga untuk menjadi nelayan karena terfasilitasinya media yang membuat mereka merasa lebih aman, semoga selain dari keselamatan ekonomi juga dapat meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Pengurus YPPTI Djamhari Sirat mengatakan, YPPTI didirikan untuk mengembangkan telekomunikasi dan telematika dari kajian dan penelitian, yang mana harus berkerjasama dengan UMKM maupun Pemda untuk dapat menghasilkan penelitian yang dapat dilanjutkan menjadi riset-riset yang dapat digunakan oleh masyarakat.
“Fungsi radio ini untuk keselamatan dan kesenangan para nelayan dengan adanya komunikasi antar nelayan lain, dengan menambah beberapa reapeter ditiap pulau dapat meningkatkan cakupan dari sinyal radio para nelayan sehingga dapat mencakup luas perairan yang lebih luas lagi,” kata dia.
Menanggapi hal itu Kepala Desa Batu Menyan, Syahruji menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kominfo dan YPPTI karena Desa Batu Menyan menjadi yang pertama.
“Terima kasih kami ucapkan, radio ini sudah pernah dicoba untuk mengukur jarak terjauh yang dapat di capai nya dan berfungsi untuk menyampaikan informasi yang ada di laut maupun sebatas mengobrol dengan operator yang ada di darat serta sampai saat ini belum ada masalah yang dihadapi dari radio maupun kondisi laut yang dialami oleh nelayan,” pungkasnya.
(WII)





