Menurutnya, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada lembaga perbankan untuk mendukung penyaluran kredit, serta memberikan pelatihan untuk pelaku UMKM, guna memajukan usaha di kalangan masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang itu bank-bank sudah membuka akses untuk memfasilitasi permodalan,” tuturnya.
” Usaha UMKM ada beberapa kesulitan, itu kita bantu dengan memberikan pelatihan. Seperti kain Tapis, dan bagaimana membuat desain sesuai keinginan pasar,” tambahnya.
Ia berharap, Pelaku Usaha UMKM di Pringsewu tetap mempertahankan semangat dan konsistensi dalam mengelola usaha mereka, dengan harapan bisa menarik perhatian sponsor potensial di masa depan, terutama jika usaha tersebut memiliki kualitas yang mumpuni.
“Harus semangat untuk membesarkan usahanya, menunjukkan dulu bahwa memang produk-produknya itu berkualitas sehingga itu pasti akan dilirik oleh sponsor,” pungkasnya
(WII)





