“Masyarakat sudah biasa melaksanakan amalan-amalan NU , ini membuktikan bahwa secara tradisi, masyarakat lebih cocok dengan yang telah diajarkan serta dilakukan NU, jadi anda secara tidak langsung sudah memakai seragam NU,” kata dia.
“Maka yang sudah laksanakan amalan NU tentu lebih baik bergabung bersama di organisasi ini, baik di jajaran Ranting maupun di lembaga atau badan otonom seperti Muslimat, Fatayat, Banser, Ikatan Pelajar NU dan lain-lain, itu bisa dimulai dengan terlebih dahulu ikuti Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD PKPNU),” timpalnya.
Menurutnya, Safari Ramadhan ini sebagai sarana konsolidasi Pengurus Ranting NU juga para Alumni PD-PKPNU, kegiatannya adalah Sholat Isya’ dan Tarwih Berjamaah dilanjutkan Sosialisasi tentang NU , Rabu 13 Maret malam untuk tim 1 dengan Koordinator Ketua MWC bertempat di Masjid Nurul Huda pemangku/dusun Limau Kunci Pekon Padang Cahya , tim 2 koordinator Ust H Pairozi lokasinya di Masjid Darussalam Pemangku Talang Sebaris Pekon Sedampah.
“Apa yang dilaksanakan oleh MWCNU Balik Bukit ini adalah agenda rutin tahunan setiap Ramadhan dan ini tentunya selaras dengan
yang menjadi catatan Penting Hasil Silaturahmi dan Tarhib Ramadhan PBNU dan PW-PCNU se-Indonesia beberapa waktu lalu,” ungkapnya .
“Jadi isinya menginstruksikan kepada seluruh jajaran PW-PC-MWC-Ranting NU untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum berkonsolidasi secara menyeluruh dengan melibatkan semua jaringan Nahdlatul Ulama, termasuk badan-badan otonom dan lembaga pendidikan dan pesantren di lingkungan NU,” pungkasnya.
(WII)





