MPAL Minta Pemkab Pesawaran Jalankan Perda Adat dan Budaya Lampung

  • Bagikan
Ketua MPAL Pesawaran Farifki Zulkanayen Arif Gelar Suntan Junjungan Marga/Foto: Ist

Dirinya mengatakan, selain mengenalkan sejarah Lampung, dirinya juga telah meminta kepada pemerintah daerah, agar dapat mengenakan pakaian adat Lampung sehari dalam satu minggu kerja.

“Sebagai masyarakat Lampung, tentunya kita harus dapat melestarikan budaya Lampung ini, apalagi Lampung kan memiliki pakaian adat sendiri, kalau itu bisa diterapkan saya yakin budaya Lampung dapat kembali berjaya dan masyarakat juga mempunyai sifat memiliki terhadap umumnya Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Pesawaran Hendri Perdopo mengatakan, saat ini pihaknya masih terkendala dengan tenaga pendidik khusus muatan lokal serta literasi terkait dengan pengetahuan adat istiadat Lampung.

“Kami juga meminta kepada MPAL Pesawaran, agar dapat menyiapkan literasi atau pengetahuan adat budaya Lampung yang akan disampaikan kepada para murid, serta dapat mensosialisasikan kepada para tenaga pendidik yang ada di sekolah-sekolah,” kata dia.

“Sejauh ini, di sekolah-sekolah muatan lokal budaya Lampung, baru sebatas bahasa Lampung dan Aksara Lampung. Namun kalau untuk sejarah dan pengetahuan lainnya memang belum sampai kesitu, karena kita terbatas dengan tenaga pendidik yang spesifik memahami budaya Lampung,” pungkasnya.

(WII)

BACA JUGA:  Bupati Pesisir Barat Lampung Hadiri Ngejalang Fest di Negeri Ratu Tenumbang
  • Bagikan