“Yaitu ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i, tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, kesemua bentuk ibadah itu berakhir pada kontrak atau perjanjian sebagai makhluk Allah SWT untuk berhenti dan meninggalkan segala sifat dan tabi’at yang tidak baik yang pernah di kerjakan sebelumnya.
“Saya berharap para calon jamaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh dan mendoakan Kabupaten Pesawaran menjadi Kabupaten yang Baldatun Thoyibatun Waalaikum Robbun Ghofur,” pungkasnya.
(WII)





