Dirinya mengungkapkan, terdapat beberapa kasus pada penderita kanker serviks atau leher rahim di Pesawaran.
“Tercatat pada tahun 2022 sebanyak lima orang, pada tahun 2023 sebanyak tiga orang dan sampai Juni 2024 sebanyak dua orang. Selain itu, jumlah yang dilakukan skrining atau pemeriksaan IVA test pada tahun 2022 sejumlah 2.356 dengan IVA positif 51 orang,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, sebanyak 48 orang kemudian dilakukan dengan tindakan pengobatan di puskesmas dengan obat dan alat krioterapi, sedangkan yang langsung dirujuk ke rumah sakit sebanyak tiga orang.
“Jumlah yang diskrining tahun 2023 sebanyak 5.316 dengan positif IVA sebanyak satu orang, kemudian pada tahun 2024 sampai Mei yang diskrining sejumlah 2.905 orang dengan positif IVA sebanyak tujuh orang dan yang dilakukan pengobatan dan krioterapi sebanyak tujuh orang,” jelasnya.
“Saya harap masyarakat Kabupaten Pesawaran khususnya para wanita untuk mewaspadai terkait penyakit tersebut,” pungkasnya.
(WII)





