Sementara Kadispora Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, ajang itu digelar dalam rangka meningkatkan perkembangan Elektronic Sports di Provinsi Lampung.
“Untuk meningkatkan Atlet berprestasi tingkat Nasional maupun Internasional serta menjalin kebersamaan silahturahmi antarpeserta,” ujarnya.
Ketua ESI Provinsi Lampung Suryono yang juga merupakan Kabinda Lampung menjelaskan bahwa Esports di Indonesia terus berkembang dengan pesat.
“Saat ini nilai yang dihasilkan oleh Esports berdasarkan penjualan melalui Play Store saja telah mencapai 1,5 miliar US Dolar yang berkali-kali lipat dari yang didapatkan di Provinsi Lampung, untuk itu dititipkan kepada Bapak Gubernur untuk dapat mengembangkan potensi yang kita miliki tersebut” katanya.
Pj Gubernur Lampung Samsudin menyebut kini semua berada di era revolusi industri, dalam kontek ini e-Sport menjadi fenomenal global yang tidak hanya digemari generasi muda. Tetapi juga digemari industri kreatif yang luar biasa.
“Saya mendukung ESI Lampung supaya lebih besar dibidang olahraga dalam hal kegiatan ini menjadikan Lampung provinsi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan inovasi.” (WII)





