LIWA, WAKTUINDONESIA – Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Lampung Barat (Lambar) bakal membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) kedua di Sumatera di Pasar Liwa, Balikbukit.
TPS3R merupakan metode mengurangi, menggunakan dan mendaur ulang sampah pada pasar.
Hal itu dijelaskan Salapudin Kepala Bidang (Kabid) Pasar Salafudin mendampingi Kadis Diskoperindag Sugeng Raharjo saat dikonfirmasi waktuindonesia.id, Rabu (31/3/2021).
“Itu merupakan salah satu dari tiga program pada bidang pasar yang akan di implementasikan pada pasar, salah satunya Pasar Liwa yang akan dibangun TPS3R,” jelasnya.
Lanjut Salapudin, adapun tiga pasar yang masuk pada program bidangnya ialah Pasar Simpang Sari di Kecamatan Sumber Jaya, Pasar Liwa dan Pasar Pagardewa di Kecamatan Sukau.
“Untuk Pasar Simpang Sari akan dibangun area parkir. Pembangunan TPS3R di Pasar Kiwa dan pembangunan los ikan di Pasar Pagardewa,” Imbuhnya.
Menurut Salapudin, dari ketiga program yang akan diimplementasikan pada tahun 2021 tersebut merupakan upaya mewujudkan pembangunan pasar sebagai pusat ekonomi dan perdagangan untuk masyarakat.
“Yang menarik dari tiga program tersebut ialah rencana pembangunan TPS3R, dimana sampah pasar menyumbang cukup besar di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS), sehingga ke depan ketika dibangunnya TPS3R akan membantu mengurangi, menggunakan dan mendaur ulang sampah sehingga sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos dan non organik bakal bernilai ekonomis dan menjadi pendapatan bagi pasar terkait,” pungkasnya.
Sementara itu kata Salapudin, mode TPS3R yang akan dicanangkan di Pasar yang terletak di jantung kota Lambar tersebut bakal menjadi pasar nomor dua yang bakal menerapkan TPS3R di wilayah Sumatera.
“Sejauh ini di pulau Sumatera yang telah menerapkan mode ini ialah Pasar Batusangkar Sumatera Barat (Sumbar), sehingga kedepan insyallah Pasar Liwa akan menjadi yang kedua di pulau Sumatera dengan menerapkan TPS3R untuk pengelolaan sampah pasar,” pungkasnya.
(erw/WII)





