“Setelah mayat tersebut berhasil dievakuasi, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk dilakukan pemeriksaan outopsi,“jelas Kapolsek.
Menurut Kapolsek, hasil pemeriksaan pada tubuh korban oleh Dokter Melva Manik dari RSUD Kabanjahe ditemukan tanda-tanda lebam serta kondisi kedua kaki mayat terikat dengan rantai besi yang tergembok dan pada leher didapati tali rapia yang terikat kuat, lantas pada badan mayat didapati kain sarung.
“Ciri ciri mayat Mr X, ada Tatto pada lengan sebelah kiri mayat dengan tulisan Sepanjang masa dan Tatto pada dada sebelah kiri dengan tulisan Doa Ibu,” tutur Kapolsek sembari mengatakan tidak ada ditemukan tanda pengenal atau identitas pada diri korban.
Kaposek menjelaskan, saat ini Jenazah korban Mr X masih berada di RSUD Kabanjahe guna lakukan outopsi dan sementara kematian korban
diduga akibat dibunuh. (rex/wii)





