“Kami angkat topi terhadap gerak cepat dan senyap Bareskrim Polri yang memberi kado indah di hari raya idul adha,” kata Adiya Jumat (31/07).
Bagi Adiya, dalam menegakkan hukum, Bareskrim Polri tidak pandang bulu dalam menangani sebuah kasus. “Inilah yang membuat seluruh rakyat Indonesia percaya terhadap kinerja Polri yang akhir-akhir ini dipandang sebelah mata. Komjen Pol. Listyo Sigit membalikan keadaan itu,” tutur Adiya.
Penangkapan Djoko Tjandra ini, imbuh Adiya, menjadi langkah awal Bareskrim Polri dalam menangkap koruptor-koruptor kelas kakap yang masih berkeliaran di Indonesia. Agar penegak hukum menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hokum.
“Saya kira, ini langkah awal Polri dalam menjaga wibawanya di mata publik,” ujar Adiya.
Adiya menyebut pihaknya akan mengawal penuh kasus Djoko Tjandra ini hingga selesai. Mengingat, Djoko Tjandra yang merupakan buronan lama yang selalu saja lepas.
“Djoko Tjandra ini licin. Kami bersama seluruh rakyat Indonesia akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkasnya.
(wil/wii)





