Bupati, Agus Istiqlal berpesan, budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok nelayan yang diberikan kepercayaan untuk mengelolanya.
“Semoga bantuan sarana prasarana ini bisa berkembang dan menambah penghasilan bagi peserta kelompok yang menerima maanfaat,” singkat Agus.
Diketahui, Pemkab Pesibar melalui Dinas Perikanan, sebelumnya meminta kepada Balai Budidaya Perikanan Air Tawar Sungai Gelam-Jambi pada Februari 2020 lalu, dan setelah dilakukan ferivikasi Pemkab Pesibar mendapatkan realisasi bantuan budidaya ikan air tawar melalui sistem bioflok. (ers)





