Identik dengan Laut, Ternyata ada Budidaya Ikan Air Tawar Berteknologi Ini di Pesibar, Begini Pesan Bupati Agus Istiqlal

468

KRUI, WII – Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) identik dengan laut. Meski demikian, ternyata ada budidaya ikan air tawar dengan teknologi budidaya baru, bioflok.

Bupati Pesibar Agus Istiqlal, didampingi Kepala Dinas Perikanan, Armen Qodar, meninjau langsung budidaya ikan lele dan nila sistem Bioflok, di Pekon Sukamaju Kecamatan Ngaras, Rabu (5/8).

Budidaya ikan air tawar seperti Ikan lele dan nila tersebut merupakan bantuan sarana prasarana dan percontohan produksi dan usaha perikanan budidaya dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam-Jambi, Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Tahun 2020.

Kelompok penerima Pokdakan Mina Bina Karya, Pekon Sukamaju Kecamatan Ngaras dengan pelaksana PT. ABAI (Aji Berkah Akultur Indonesia).

Bupati, Agus Istiqlal berpesan, budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok nelayan yang diberikan kepercayaan untuk mengelolanya.

“Semoga bantuan sarana prasarana ini bisa berkembang dan menambah penghasilan bagi peserta kelompok yang menerima maanfaat,” singkat Agus.

Diketahui, Pemkab Pesibar melalui Dinas Perikanan, sebelumnya meminta kepada Balai Budidaya Perikanan Air Tawar Sungai Gelam-Jambi pada Februari 2020 lalu, dan setelah dilakukan ferivikasi Pemkab Pesibar mendapatkan realisasi bantuan budidaya ikan air tawar melalui sistem bioflok. (ers)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Kata BPKAD: Pengalihan Gaji ke-13 ASN Lambar Rp16,478Miliar Lebih Rampung