“Selain menerapkan protokoler kesehatan, pihak sekolah juga harus memerhatikan situasi di sekolahnya masing-masing. Jadi kalau situasi tidak memungkinkan, silahkan siswa dipulangkan,” ujar bupati yang karib disapa Pak Cik itu.
Selain itu, pihak sekolah harus selalu memantau seluruh siswanya yang usai bepergian ke luar daerah.
“Jangan sampai kecolongan. Jika ada murid yang baru tiba dari luar daerah, anaknya liburkan dulu atau lakukan isolasi mandiri sebelum kembali mengikuti KBM tatap muka,” tegas Parosil.
Sementara Wabup Mad Hasnurin juga meninjau KBM hari pertama di SMPN Sekuting Terpadu.
(esa/WII)





