Cerita Supir dan Kenek Fuso: Selamat setelah Dirampok, Mata-Mulut Dilakban, Tangan Diikat Dibuang ke Tanah Karo

  • Bagikan

KARO, WII – Sunardi (59) dan Andrean Gunawan (18). Kedua warga Jalan Kedongdong Lingkungan V Kelurahan Kedai Ledong Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Sumatea Utara itu ditemukan warga dalam keadaan sekarat dengan tangan terikat serta mulut di lakban, Rabu (26/8) sekira jam 09:30 WIB.

Keduanya pertama kali ditemukan oleh Antonius Sitepu (40) dan Musa Sitepu (43) warga Desa Mulia Rakyat Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo saat menuju ladang.

Untuk memastikan apa yang dialaminya, warga langsung menghubungi pihak Polsek Tigapanah.

Dan selanjutnya kedua korban dibawa Polsek Tigapanah untuk dimintai keterangan. Walaupun kedua korban selamat, namun mobil fuso dan barang kedua korban digondol kabur oleh pelaku.

    BACA: Berita Seputar Kabupaten Karo

Menurut Kapolsek Tigapanah AKP R Simanjorang melalui Kanit Reskrim Ipda F Manik, saat dimintai keterangan keduanya mengaku dirampok. Keduanya dibuang ke jalan perladangan Desa Mulia Rayat itu.

“Dikatakan korban, bahwa pada awalnya pada hari Selasa (25/8/2020) sekira pukul 20.00 WIB, berangkat dari Kota Kisaran membawa CPO dengan menggunakan mobil fuso BK 8211 VV warna tangki putih lest hijau,” ujarnya.

Sesampainya di pintu keluar tol Belawan dengan tiba-tiba datang satu unit mobil Inova warna silver langsung memepet mobil tanki yang disupiri Sunardi.

Dari mobil Inova itu, empat orang pelaku keluar dari mobil dan seorang dengan membawa senjata tajam.

Selanjutnya para pelaku menyuruh korban untuk turun dari mobil dan menyeret serta memasukkan keduanya ke dalam mobil Inova.

“Dan selanjutnya pelaku mengikat kedua tangan serta melakban mulut dan menutup mata kedua korban,” terang dia.

“Setelah itu, pelaku membawa kedua korban dengan mobil inova ke Desa Mulia Rakyat Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo,” tambahnya.

BACA JUGA:  Aklamasi, Nanda Indira Dendi Ketua Kwarcab Pramuka Pesawaran

Lebih lanjut dikatakannya, Polsek Tigapanah sudah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, untuk peneriamaan dan penanganan atas laporan Polisi (LP) atas kejadian tersebut.

“Dikarenakan TKP perampokan tersebut berada di Polsekta Medan Belawan,” tutupnya.

(rek/WII)

  • Bagikan