Demikian pula bagi bapaslon yang melalui jalur independent.
“Mohon dukungan pimpinan parpol untuk mengingatkan paslonnya. Dan juga kepada paslon perseorangan juga harus mematuhi protokol kesehatan,” kata Bahtiar.
Ia juga meminta pers dan masyarakat sipil berperan aktif, teemasuk turut mengkritik dan mengingatkan bapaslon yang tak menghiraukan protokol kesehatan.
“Rekan pers dan masyarakat sipil, khususnya pemilih pada 270 daerah agar lebih kritis kepada paslon yang tak menghiraukan protkol kesehatan. Keselamatan warga negara diatas segalanya,” terang Bahtiar lagi.
“Mari kita bersatu untuk mengingatkan pentingnya kepatuhan hukum protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020,” pungkasnya.
(esa/WII)





