“Jangan untuk berobat, untuk makan sehari-hari saja kami kesulitan,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu (5/9).
Ia kini hanya terbaring di tempat tidur, untuk bangun saja sudah tak mampu.
“Saya hanya pasrah dengan keadaan ini. Saya ingin berobat ke rumah sakit namun tidak mempunyai biayaya. Harapan saya, anak saya agar tidak putus sekolah,” tutupnya.
(der/bak/WII)





