Menurut Musannif, adanya himbauan Kapolri bahwa dalam pilkada tahun 2020 di tengah pandemi covid 19 peserta kampanye hanya sebatas 100 orang, maka dirinya menghimbau Bapaslon sebaiknya mempergunakan Media atau wartawan untuk menerbitkan visi, misi ataupun program-program calon.
“Di tengah Pandemi covid 19 yang kembali melanda negeri ini, saya mengajak kepada seluruh Bapaslon agar mempergunakan wartawan atau media untuk mempublis profram-program Bapaslon, pers berperan untuk media kampanye Bapaslon,” tutur Fendi sapaan akrabnya.
Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19, PWI mengajak Bapaslon kampanye untuk pemilihan kepala daerah dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial atau media online, media elektronik dan media cetak. Di saat seperti ini, mengumpulkan masa untuk kampanye adalah sesuatu yang tidak mungkin, dan bukan langkah yang tepat untuk dilakukan.
“Mempergunakan media atau pers lebih efektif untuk fokus sampaikan program. Saya juga menghimbau kepada seluruh insan pers di Kabupaten Lamtim baik itu yang di dalam wadah organisasi pers PWI atau pun pers yang di luar wadah PWI Lamtim turut serta berperan aktif mensukseskan pilkada bupati dan wakil bupati kabupaten Lamtim tahun 2020. Semoga kita semua dihindarkan dari wabah covid 19 ini,” tutup Fendi.
(mse/WII)





