Syekh Ali Jaber melanjutkan, dirinya sempat mengelak dari tusukan tersebut. Selain itu, ia pun menerangkan, pisau yang ditusukkan kepadanya sempat patah.
“Saya bisa selamat karena Allah takdirkan saya angkat tangan di posisi di depan leher dan dada, dan tusukannya cukup kuat cukup keras, sampai separuh pisau masuk kedalam. Tapi Alhamdulillah itu di tangan, bukan di leher, sampai patah pisaunya, saya sendiri yang lepaskan pisau yang patah di dalam,” jelas dia.
“Ini pelajaran baru bagi saya, mudah-mudahan Indonesia tetap bisa menjaga nikmat aman, dan kita bersatu untuk bisa memperjuangkan Al-Qur’an di Negeri kita Indonesia,” tutup dia dalam video itu.
Sebelumnya, penceramah kondang Syekh Ali Jaber dikabarkan ditusuk oleh seseorang yang tidak dikenal. Kejadian itu terjadi ketika dirinya sedang mengisi sebuah acara di Masjid Falahuddin Jl. Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Minggu (13/9) sekitar pukul 17.00 wib. (bbs/WII)





