Dilanjutkan, indikasi keterlibatan Cokna langsung diselidiki petugas dan memgamankan Cokna.
“Namun, dalam penangkapan Abdi berusaha melarikan diri dan meronta-ronta sehingga yang bersangkutan sempat terjatuh,” ceritanya.
“Dalam perjalanan petugas melihat kondisi dan keadaan cokna lemas dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan medis.”
“Namun, setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, tim medis menyatakan bahwa kondisi Abdi telah meninggal dunia,” tutur Nainggolan.
Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga jasad Abdi dibawa ke RSUP Haji Adam Malik, Medan untuk aotopsi.
“Memang hasil otopsinya belum keluar dari RSUP H Adam Malik, Medan. Tetapi tim medis dari RS Bhayangkara Polda Sumut memastikan Abdi meninggal karena sakit yang diderita. Nanti, Polresta Deliserdang yang akan kembali merilis kasus Abdi ke media setelah menerima hasil otopsi tersebut,” tuturnya.
“Jadi tidak benar kalau Abdi tewas dibunuh. Tetapi ia meninggal karena sakit yang diderita saat ditangkap karena terlibat kasus narkoba,” pungkas Nainggolan.
(rek/WII)





