Capaian prestasi tersebut setidaknya menunjukan bagaimana komitmen serta dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap program pemerintah daerah.
Di paripurna istimewa itu, pakaian yang dikenakan bupati, wakil bupati, ketua DPRD, unsur muspida dan seluruh tamu undangan mengenakan pakaian adat Lampung.
Kehadiran para tokoh adat dari empat kepaksian lengkap dengan pakaian kebesaran adat di hari jadi kabupaten tentunya menunjukan komitmen dan dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya di kabupaten yang juga berjuluk Bumi Sekala Bekhak tersebut.
Hal itu menujukan pentingnya peran para tokoh adat dalam setiap lini kehidupan masyarakat di Lampung Barat, tidak terkecuali dari sudut pandang sebagai penyelenggara berbagai hajat perta demokrasi di Kabupaten Lampung Barat.
Peran masyarakat dan tokoh adat dalam merajut tatanan demokrasi di Bumi Sekala Bekhak melalui berbagai tatanan kehidupan sosial masyarakat, menjadikan Lampung Barat di kenal sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang terkenal aman dan kondusif dalam setiap kegiatan pesta demokrasi.
Niai-nilai dan norma yang dijunjung tinggi oleh masyarakat adat dalam kehidupan sehari-hari seperti tatakrama dalam bertutur sapa, semangat gotong-royong dan kepedulian terhadap lingkungan serta saling hormat menghormati antarsesama, kemudian upaya musyawarah mupakat dalam menyelesaikan setiap persoalan di lapangan tentunya kerap kita jumpai di masyarakat.
Semangat demokrasi yang ditunjukan oleh masyarakat adat, juga bisa dilihatt dari filosofi yang kerap disampaikan oleh para tokoh adat dalam kegiatan adat. Seperti istilah ‘Bersatu Tidak Bersekutu, Berpisah Tidak Bercerai’, yang tentunya memiliki banyak makna tersirat di dalamnya.
Dari filosofi tersebut nampak sangat jelas bagaiamana masyarakat adat memberi ruang berdemokrasi salam kehidupan sehari-hari, serta menghargai perbedaan.
Tidak hanya itu Lampung Barat memiliki beragam kekayaan adat budaya, suku, dan agama. Hampir semua suku, mulai dari suku Jawa, suku Sunda, Semendo, Batak, Bali, Madura dan masih banyak lagi.
Kesemuanya hidup berdampingan dan memiliki peran penting dalam membangun tatanan kehidupan demokrasi di Lampung Barat.
Semangat menjaga tatatan demokrasi tersebut tentunya harus tetap terjaga sehingga harapan di hari jadi Lampung Barat ke-29 ‘Bangkit bersama menuju tatanan barubhebat dan sejahtera’ betul-betul terujud dalam kehidupan nyata.
Dirgahayu Lampung Barat ke-29
(*)





