Terpisah, Ketua PC NU Kabupaten Pesawaran saat dimintai keterangan menyebutkan, dirinya sedang koordinasi dengan jajaran pengurus terkait tuduhan tidak bertanggung jawab terhadap dirinya.
“Ya, diupayakan disuruh laporan, tunggu nanti ya, kami sedang koordinasi,” jawabnya singkat.
Diketahui, kasus dugaan pelecehan dan pencemaran nama baik yang terjadi di Facebook menanggapi dukungan KBNU kepada Calon Bupati Dendi Ramadhona.
Pantauan media ini, akun atas nama Mualim Taher dan Adil Lim mencaci Ketua PC NU Kabupaten Pesawaran Salamus Solihin dengan sejumlah perkataan tidak pantas.
“Salamus Solikhin. Kamu ini ustad gak punya ummad. Jadi kerjanya jual jual NU” tulis akun Mualim Taher. “Salamus Solikhin. Kamu itu tidak dipilih tapi ditunjuk dengan Sanwani dengan janji mau ngasih suara pada pileg dan janji itu tidak kamu penuhi. Jadi kamu itu Ustad Munafik” tuduh akun Mualim Taher lagi.
Akun atas nama Adil Lim tidak kalah kasar, dia menuliskan “Salamus Solikhin Ketua NU hasil ngerampas bukan pilihan, inilah jadinya. Ustad Gadungan”
“Salamus Solikhin kamu itu bukan dipilih, tapi ditunjuk sama Sanwani Rusdi. Kemudian Sanwaninya kamu bohongin. Ustad Memalukan” tulisnya lagi. (Red/WII)





