SUKAU, WAKTUINDONESIA – Rehab jamban di SDN 1 Tanjungraya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) terkesan amburadul.
Pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan RAB yang ada, pemasangan kramik tampak tidak merata.
Menurut Kepala sekolah (Kepsek) SDN 1 Tanjung Raya Muzakir menjelaskan, jika publik ingin mengetahui lebih detail pekerjaan silahkan menghubungi konsultan.
“Konsultan yang bernama Buyung atau pihak dinas pendidikan das kebudayaan, Suryadi,” tegas dia.
Dikonfirmasi, Jumat (20/11), Buyung sebagai konsultan yang namanya disebut oleh kepsek itu memastikan namanya tidak terkait dengan pekeraan tersebut.
Karena pekerjaan itu adalah swakelola sehingga tidak menggunakan konsultan.
“Kalau memang ada nama saya seperti yang disebutkan kepsek, pastinya di RAB tertulis nama konsultannya. Pak Muzakir memang sering main ke kantor dan hanya sebatas shering dengan kami,” tegasnya.





