LIWA, WAKTUINDONESIA – Gas elpiji 3 Kg bak menghilang dari peredaran di sebagian daerah di Kecamatan Balikbukit, Lamoung Barat (Lambar).
Tak pelak, sejumlah ibu rumah tangga di kecamatan tersebut kebingungan.
Pasalnya, sejak tiga hari program konversi minyak ke gas itu sukar tidak di temui di warung warung.
“Saya kesulitan mencari gas elpiji 3Kg di warung warung, sementara itu menjadi kebutuhan kami untuk memasak. Terlebih lagi kami tidak pernah menggunakan tungku lagi, karena sulitnya mencari kayu bakar,” kata Hadi kepada awak media, Selasa (6/10/2020)
Warga Lingkungan Sukajadi 2 Kelurahan Waymengaku itu menyebut, biasanya barang dalam pengawasan itu tidak pernah kosong seperti saat ini.





