Selain itu, Nasir juga mendukung kinerja Bawaslu Kabupaten Pesawaran dalam menjalankan tugasnya.
“Tadi sudah saya sampaikan juga kepada Bawaslu yang penting profesional, artinya ada dua pasang calon semua diperlukan adil dan sama, jangan sampai saya bilang ada image bahwa Bawaslu berpihak, itu yang harus diklarifikasi publik,” jelasnya.
Sebelumnya salah satu calon dari nomor urut 1 tersandung kasus dugaan politik uang atas bantuan yang diberikannya 5 truck batu sabes untuk Desa Bogorejo perbaikan jalan, kali ini nomor urut satu M. Nasir -Naldi, diketahui memberikan bantuan sebesar Rp120 juta, untuk pembangunan jembatan di 3 desa yakni Desa Kubu Batu, Sindang Garut dan Gunung Rejo Way Lima.
Syaiful Hambala salah satu warga sekitar membenarkan, bantuan pembangunan jembatan penghubung tiga desa itu dibantu oleh Nasir.
“Memang bantuan jembatan itu dari pak nasir, namun dalam bantuan itu kita tidak tau besarannya, namun bantuannya memang dari pak Nasir,” jelasnya, Jumat (16/10/2020) kemarin.
Sementara itu, Fahrurrozi ketua ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Pesawaran, mengatakan, bantuan itu diberikan setelah adanya masyarakat yang mengeluhkan jembatan yang tak kunjung diperbaiki.
“Memang dapat dari pak Nasir, namun bantuan itu tidak diserahkan langsung ke masyarakat, tapi diberikan ke kami sebesar Rp120 juta untuk melakukan pembangunan tersebut,” pungkasnya. (Red/Fik/WII)





