Begini Cara Bawaslu Pesawaran Antisipasi Kecurangan Masa Tenang

  • Bagikan

GEDONGTATAAN, WAKTUINDONESIA – Antisipasi kecurangan di masa tenang Pemilukada di Kabupaten Pesawaran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ambil langkah bentuk Tim Patroli Pengawasan.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ryan Arnando, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (6/12).

“Kita sudah undang teman-teman Panwas Kecamatan, strateginya itu kita launching patroli pengawasan, ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Pesawaran untuk melakukan pencegahan dan pengawasan di masa tenang. Dimulai hari ini, dan tadi pagi teman-teman semuanya sudah mulai melakukan apel,” ungkapnya.

Menurutnya, Patroli Pengawasan tersebut beranggotakan dari sejumlah stakeholder terkait.

“Anggotanya itu terdiri dari Panwascam, pengawas TPS Babinsa dan Bhabinkamtibmas, jadi koordinasi kita dengan stakeholder yang di Kecamatan, mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Bawaslu,” ujarnya.

“Kemudian kita juga membuka posko pengaduan politik uang di masing-masing kantor setiap desa. Dimana kami juga memberikan edukasi dan sosialisasi pada masa tenang ini yang pertama melawan dan menolak politik uang, kemudian menghindari berita hoaks dan isu sara yang bisa memecah belah, selanjutnya menjaga netralitas ASN, Polri, TNI dan Aparatur Desa dan yang terakhir tentang penerapan Prokes jadi empat pesan itu yang kita tekankan,” timpalnya.

Ia pun menegaskan, bagi masyarakat yang mengetahui adanya kecurangan pemilu dapat melaporkan ke posko yang kita bentuk dan call center buang kota sediakan.

“Kita juga buka call center pengaduan, pada prinsipnya tetap pada pengawas terdekat, jadi misal, jika ada temuan atau laporan bisa berkoordinasi dengan pengawas desa maupun pengawas TPS, dan intinya posko ini jadi central pencegahan dan pengawasan yang kita lakukan,” tegasnya.

Sebab, kata dia, pada masa tenang ini tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Pesawaran.

BACA JUGA:  Perjanan Politik Karo Jambi yang Meninggal, Dari Pemahzulan hingga tak Sempat Daftar ke KPU

“Memang masa tenang ini kita antisipasi, adanya potensi kegiatan kampanye ataupun money politik maupun pembagian sembako, sehingga adanya sejumlah pihak yang merasa dirugikan, tentunya ini segala bentuk upaya kita untuk mensukseskan Pemilukada yang aman, nyaman, lancar dan sehat,” tutupnya.

(rob/apr/WII)

  • Bagikan