Surga Tersembunyi, Sejuknya Percikan Air Curup Putri Ayu

  • Bagikan

WAYKANAN, WAKTUINDONESIA
Berkunjung ke Kabupaten Way Kanan tentu belum lengkap kalau tak digenapi dengan wisata alam. Sudah puas main di wisata alam Curup Gangsa yang berada di Kampung Rebang Tangkas Curup Putri Malu yang berada di desa Juku Batu, Kecamatan Banjit, giliran Air Curup Putri Ayu di Kampung Menanga Jaya, Banjit.

Air Curup Putri Ayu digadang sebagai surga terbunyi oleh masyarakat sekitar dan juga oleh wisatawan yang pernah berkunjung.

Curup Putri Ayu adalah wisata air terjun yang ada di Dusun Bakti Jaya, Kampung Menanga Jaya, Kecamatan Banjit. Terdiri dari beberapa air terjun pendek yang berjejer rapi. Air terjun berasal dari sungai yang tepat berada di atasnya.

Percikan airnya terasa begitu sejuk. Sungainya pun masih jernih. Sebab masyarakat sekitar juga sangat apik dalam merawat keaslian lokasi tirta wisata ini. Lestarinya Curup putri ayu juga tak lepas dari fakta bahwa air terjun ini masih belum banyak diketahui wisatawan. Karena itu risiko kerusakan yang dihadapinya juga masih minim.

Barda Linza Selaku Kepala Kampung, dijumpai jurnalis media waktuindonesia.id saat berkunjung ke objek wisata tersebut, Rabu (30/12/2020), mengatakan berbagai perjuangan dilakukan agar desanya menjadi tujuan wisata dengan memiliki objek wisata yang menjanjikan peningkatan perekonomian selain hanya soal rekreasi semata.

Curup Putri Ayu menawarkan keindahan alam sekitar dengan hutan yang masih suci dan pepohonan yang rimbun serta udara yang sejuk dan masih segar,” kata Barda.

Ia meyakinkan bahwa akan ada timbal balik yang akan diterima pengunjung saat berada disini setelah lelah dalam perjalanan, dengan menikmati kesejukan airnya.

Terkait wisata Curup Putri ayu sekarang Sudah di bentuk pokdarwis sedangkan akses jalan baru bisa kita tempuh menggunakan kendaraan roda dua melewati jalan setapak menempuh perjalanan kurang lebih 3 KM dari kampung untuk sampai di lokasi.

BACA JUGA:  Nataru Ini, Pemkab tak Larang Wisata Tutup, Asal..

Lanjutnya, untuk masalah keamanan dan kenyamanan di jamin.

“Di sana sudah ada lokasi parkir jadi kendaraan kita aman, tetapi
Karena masih tergolong sepi, fasilitas untuk wisatawan juga nyaris tak tersedia. Pengunjung harus bersawadaya untuk mengurusi kebutuhan masing-masing seperti membawa bekal karna belum ada penjual minuman ataupun makanan di sekitar curup,” ujar dia.

“Tentu kami pun sangat berharap dukungan semua pihak, mulai dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten. Agar wisata kami bisa lebih maju lagi dan bisa mengangkat ekonomi masyarakat Desa Menanga Jaya
Artinya objek wisata juga dapat menjadi tumbuh kembangnya perekonomian, terutama masyarakat desa. Karena memang objek wisata rerata yang menarik minat itu banyak di Pedesaan,” tutup barda

(roy/WII)

  • Bagikan