Polres Batubara Berbagi dengan Imigran Rohingya, Cerita Nasib Para Anak Menyayat Hati

  • Bagikan

“Anak itu hanya menumpang hidup ikut kepada orang tua yang mengasuhnya ini sangat menyedihkan nasib mereka,” ungkap kapolres tampak dengan raut wajah sedih.

Kemudian, seorang Imihran Rohingya lain, Muhamed (11) tahun yang sedikit bisa berbahasa Indonesia bercerita.

“Saat ini kami bahagia berada di sini. Kami mendapatkan tempat yang nyaman. Di mana ada seseorang pembesar memperhatikan dan menyayangi kami. Tidak kami temukan sebelumnya orang seperti bapak Polisi ini. Kami senang dan sangat bahagia berada di sini. Kami sangat berterima kasih,” kata bocah ini kepada awak media diamini ibunya.

Ibu Muhammed yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan dua hari di karantina ia mengaku melihat anak para imigran tersebut nampak gembira dan cerah.

“Kesedihan yang kami alami selama di perjalan sesaat hilang dan kami merasa tidak takut lagi. Terimakasi bapak polisi,” ungkap ibu muhamed itu.

Diketahui, dalam kunjungan Polres Batubara dan para Dokter RSUD, keseluruhan imigran telah dinyatakan negatif Covid-19.

(zfn/WII)

BACA JUGA:  Cara Warga Waykanan Kurangi Anak Kecanduan Game Online, Buat Kolam Pemancingan di Irigasi
  • Bagikan