“Nyaman. Karna nggak ada rasa apa-apa waktu divaksin. Jadi kepada masyarakat saya menghimbau Jangan khawatir, santai saja jangan takut nanti bila waktu mendapat giliran di vaksin,” ucapnya.
Masih kata Yusmalasari, terdapat delapan petugas di RSIA Bunda Liwa yang tidak divaksin. Hal ini karena, kondisi yang bersangkutan memang belum bisa mendapatkan vaksinasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kedelapan petugas tersebut. Antaranya, tensi tinggi, memiliki rematik serta ada yang batuk pilek. Sehingga, pemberian vaksin dijadwaljan ulang.
“Ada pegawai yang tidak lolos screning. Mereka yang tidak mendapat suntikan vaksin pada hari ini karna tensi tinggi, rematik dan lagi batuk pilek. Ada 8 delapan orang yang ditunda, besok-besok dicoba lagi, semoga tensinya turun, setelah menfapat pengobatan,” pungkasnya. (swi)





