“Sebagaimana instruksi presiden agar semua jajaran memprioritaskan upaya pencegahan, jika terjadi titik apai segera dipadamkan. Berikan pendidikan, edukasi yang terus menerus pada masyarakat. Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla. Terpenting mencari solusi agar karhutla tidak terjadi lagi,” ujarnya.
“Kepada para pelaku pelanggaran agar dilakukan penegakan hukum tanpa kompromi sehingga ada efek jera, terapkan sanksi yang tegas bagi pelaku karhula baik sanksi administrasi, perdata ataupun pidana,” ujar dandim mengakhiri.
Usai apel gelar pasukan, bupati, dandim, kapolres dan unsur Forkopimda lainnya melakukan pengecekan kesiapan personel juga kesiapan kendaraan alat pemadaman, untuk memastikan kesiapannya bila terjadi karhutla.
(swd/WII)





